Buat saya siapa pun yang terpilih, dari mana pun partainya, tidak masalah. Yang penting yang bersangkutan memang orang yang pas, kredibel, memiliki kapabilitas untuk menduduki posisi itu, dan memecahkan persoalan yang selama ini ada.
Seperti yang ditulis di Kompas.com, banyak masukkan diberikan pada Presiden. Antara lain dari ahli psikologi politik dari Universitas Indonesia, Handy Muluk. Menurutnya, jika perombakan kabinet hanya menghasilkan menteri-menteri yang tidak cakap dalam meningkatkan akselerasi kinerja, dapat dikatakan, proses perombakan kabinet itu sekadar basa-basi. Karena itu, Presiden diharapkan tak salah pilih.
Sahabat yang Luar Biasa!
Pagi ini pada talkshow rutin saya di Jaringan Radio Sonora, saya tertarik membahas masalah kepemimpinan ini. Mungkin karena masalah ini sedang hangat, respon pendengar begitu tinggi sehingga telepon dan SMS begitu banyak.
Permasalahan kepemimpinan memang tidak hanya mengenai politik. Masalah kepemimpinan ada di semua kegiatan sosial. Mulai dari lingkup terkecil keluarga, rukun warga, di pekerjaan, mulai dari divisi kecil hingga lingkup yang lebih besar, semuanya memerlukan pemimpin yang benar-benar bisa memimpin.
Saya mencatat, usulan di media massa mengenai menteri-menteri yang selayaknya diganti, adalah mereka yang selain lemah kepemimpinannya juga tersangkut masalah pribadi. Ini menunjukkan, bahwa tuntutan seorang pemimpin tak hanya pintar memimpin organisasinya tetapi mampu memimpin dirinya sendiri. Saya sering katakan, jika kita tidak mampu memimpin diri kita sendiri bagaimana kita bisa memimpin orang lain.
Karena itu masalah kepemimpinan bukan hanya masalah organisasi, lingkungan, atau negara. Masalah ini masalah kita semua. Meski kita bukan pemimpin dalam hirarki suatu organisasi, sebenarnya kita juga pemimpin. Setidaknya jadi pemimpin untuk diri kita sendiri. Oleh sebab itu, mari mulai pimpin diri kita, berikan kontribusi optimal bagi diri kita dan lingkungan di sekitar kita, organisasi di mana kita berada, agar keberadaan kita benar-benar bermanfaat. Leadership is action, not position!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar