Senin, 09 April 2012

15 Gambar "Hilang" dalam Film Transformers


Nomor yang berubah

Jam berubah, tulisan Nevada hilang. Dicolong spiderman ni..

Platnya ilang. wah gawat, mobil BM dipake syuting gan…

Pasir dan Mutiara


Penulis : Andrie Wongso

Ada seorang anak muda yang baru saja menyelesaikan kuliahnya di sebuah perguruan tinggi. Tanpa pengalaman, berbekal ijazah dan impian yang besar, dia mulai menapakkan langkah, mencoba terjun ke masyarakat dengan mencari pekerjaan. Dia mengirim banyak surat lamaran kerja ke berbagai perusahaan. Sayang, harapannya tak sesuai kenyataan. Penolakan demi penolakan justru diterimanya. Tapi, saat diterima pun, ternyata pekerjaan yang didapat tidak sesuai dengan kemampuan dan kemauannya.

Saat dia pindah ke perusahaan lain, dan kemudian berpindah lagi, keadaan pun tidak jauh berbeda. Kekecewaannya berulang lagi. Ia merasa kecewa pada perusahaan, kecewa pada diri sendiri, dan kecewa pada penerimaan orang lain terhadap dirinya yang tidak sesuai dengan harapannya. Semua itu menyebabkan dia semakin hari merasa semakin stres, dan akhirnya berniat mengakhiri hidupnya dengan jalan bunuh diri.
Untuk mewujudkan niatnya, dia memilih lautan sebagai tempat untuk bunuh diri. Setibanya di tepi laut yang berombak besar, segera niatnya dilaksanakan. Dia pun berlari mengejar ombak dan melemparkan dirinya ke dalam gelombang air pasang yang siap menelan tubuhnya. Tetapi usahanya gagal! Beberapa kali ia mencoba, juga gagal lagi.
Saat itu, ada pria setengah baya yang kebetulan melihat ulah si pemuda dan segera menghampirinya. Orang itu lantas bertanya kepadanya, "Hei anak muda, kenapa engkau mau mengakhiri hidupmu dengan jalan pintas seperti ini?"
Dengan muka sedih dan kepala tertunduk, si pemuda menjawab, "Hidupku sungguh tidak berarti. Aku gagal! Aku kecewa pada perusahaan tempatku bekerja. Aku kecewa pada diriku sendiri. Aku juga kecewa pada masyarakat yang meremehkan dan memandang rendah diriku. Untuk apa lagi aku hidup seperti ini?"
"Anak muda, caramu berpikir itu salah! Pantas kamu mengambil jalan pintas seperti ini. Lihatlah ini," bapak itu berkata sambil tangannya mengambil sejumput pasir dan kemudian melemparkan ke depan. Pasir itu pun segera terserak bersama pasir yang lain. Setelah itu, dia berkata, "Pungutlah pasir yang saya lempar tadi."
"Ah, mana mungkinpasir itubisa saya pungut lagi," jawab si pemuda keheranan, tak tahu apa maksud bapak itu menyuruhnya seperti itu.
Melihat pemuda itu tampak tak mengerti maksud perintahnya, bapak itu kemudian ganti mengambil suatu benda dari kantong sakunya dan berkata, "Sekarang, pungutlah mutiara ini." Paman itu lantas melemparkannya mutiara dari kantongnya, sama seperti pasir tadi. Dengan segera dipungutlah mutiara itu oleh si pemuda. Mudah sekali!
 
"Nah anak muda, dirimu saat ini, sama seperti butir pasir di pantai, tidak berbeda dengan pasir-pasir yang lainnya. Kalau kamu ingin diakui keberadaanmu dan memperoleh perhargaan dari orang lain, maka jadilah seperti mutiara ini. Tetapi, untuk bisa menjadi mutiara, perlu waktu dan perjuangan yang tidak ringan. Maka, berhentilah mengeluh dan menyalahkan orang lain. Belajar dan poleslah diri dengan sungguh-sungguh dan jadilah mutiara di kemudian hari."
Si pemuda spontan menjabat erat tangan bapak itu, "Terima kasih Pak, saya memang salah. Sekarang saya sadar dan mengerti. Saya berjanji akan berubah dan memoles diri dengan keras untuk menjadi mutiara sejati." Maka, si pemuda segera bergegas, ingin memulai harinya yang baru dengan semangat untuk jadi mutiara yang berharga.
Pembaca yang bijaksana,
Saat kita sadar dan mengerti bahwa meraih kesuksesan itu membutuhkan proses dan perjuangan, maka mentalitas kita akan semakin kuat. Dengan keberanian, ketekunan, dan keuletan, kita siap menghadapi setiap rintangan yang muncul, untuk meraih kesuksesan dan kehidupan yang jauh lebih bernilai.
Mutiara yang indah lahir dari proses alam yang cukup lama. Demikian juga diri kita. Untuk menjadi orang yang dihargai, disegani, dan dihormati, juga perlu pengorbanan dan proses yang berliku dan memakan waktu lama. Tapi, dengan satu tujuan yang pasti, kerja keras, tekad baja, kita akan benar-benar menjadi mutiara yang berharga bagi diri sendiri dan orang lain.
Tidak ada sukses tanpa perjuangan. Tidak ada keberhasilan tanpa diiringi peluh keringat dan kerja keras. Maju terus dan poles diri dengan semangat pantang menyerah! Raih kesuksesan dengan langkah pasti!

Filosofi Mendalam dari Cincin Kawin di Jari Manis

 

Penulis : Tim AndrieWongso


Pernahkah mempermasalahkan kenapa cincin kawin dipasang di jari manis (jari keempat)? Mungkin karena di sana penempatan paling bagus. Tetapi ada sebuah penjelasan bagus untuk pertanyaan ini.
Ibu jari (jari pertama) menggambarkan kedua orangtua. Telunjuk (jari kedua) menggambarkan saudara kandung. Jari tengah (jari ketiga) menggambarkan diri kita sendiri. Jari manis (jari keempat) menggambarkan pasangan hidup kita. Dan kelingking (jari kelima) merepresentasikan anak-anak kita.
Sekarang, pertemukan kedua tangan kita satu sama lain dengan pasangan jarinya: ibu jari ketemu ibu jari, telunjuk ketemu telunjuk, dan seterusnya. Tapi, untuk jari tengah, pertemukan dengan cara berpunggung-punggungan.
Sekarang jika memisahkan kedua ibu jari yang menggambarkan kedua orangtua kita, kita mudah melakukannya. Filosofinya adalah orangtua kita tidak akan hidup dengan kita selama-lamanya. Begitupun saat mencoba memisahkan telunjuk, kita bisa melakukannya. Artinya saudara-saudara kita pun akan berpisah karena mereka akan memiliki keluarga atau hidup masing-masing. Lalu kelingking pun sama. Kita bisa memisahkannya. Artinya anak-anak suatu saat kelak akan memisahkan diri dari kita karena tumbuh dewasa dan berkeluarga.
Akhirnya, coba pisahkan jari manis yang saling bertautan itu. Coba sekali lagi. Ternyata itu tak bisa kita lakukan. Sekuat apa pun kita melakukannya keduanya tetap bersatu.Seperti itulah pasangan hidup kita yang selalu bersama dalam suka dan duka, dalam keadaan kaya atau miskin, sehat atau sakit. Hanya kematian yang bisa memisahkan kita. Itulah kenapa cincin kawin dipasang di jari manis sebagai penghargaan pada pasangan hidup kita yang akan mendampingi kita selama-lamanya.

 

Mengetik Tercepat di Dunia


wrona
Penulis : Tim AndrieWongso


Seberapa banyak kata bisa diketik seseorang dalam semenit (words per minute/wpm)? Rata-rata orang bisa melakukannya sekitar 33 kata per menit. Dan jika ia bisa mengetik sebanyak 40 kata termasuk kategori cepat. Sedangkan jika hanya 23 kata per menit termasuk lambat.
Kaum profesional (professional typist), menurut Wikipedia, bisa mengetik dengan kecepatan 50 hingga 80 kata per menit.Ini pun masih bisa ditingkatkan lagi hingga mencapai lebih dari 120 kata per menit untuk mereka yang bisa disebut ahli.
Namun seberapa banyak kata yang bisa diketik oleh seseorang sebenarnya? Tahun 1946 Stella Pajunas-Garnand dari Chicago membuat rekor sebagai pengetik tercepat di dunia dengan kemampuannya mengetikkan 216 kata dalam semenit. Ia melakukannya di atas mesin tik elektrik IBM.
Seorang pengetik ulung juga lahir di Inggris, yaitu Barbara Blackburn. Pada tahun 2005 ia berhasil membuat rekor sebagai Fastest English Language Typist in the World versi The Guinness Book of World Records. Ia mampu mengetik dengan kecepatan 150 wpm dengan konstan selama 50 menit. Dalam jangka pendek ia bisa mencapai 170 wpm dan rekor terbaiknya 212 wpm.
Masih adakah yang lebih cepat dari mereka? Sejak tahun 2009 tersebutlah seorang lelaki Amerika bernama Sean Wrona yang begitu populer sebagai pengetik tercepat di dunia. Ia berkali-kali menjadi juara di kompetisi mengetik. Dalam ketahanan mengetik ia bisa mengalahkan Blackburn karena mampu mengetik dengan kecepatan 170 wpm selama 50 menit terus-menerus. Pada suatu kesempatan ia berhasil menjuarai TypeRacer, kompetisi mengetik dengan input nama-nama mobil yang muncul di layar komputer, dengan kecepatan hingga 256 wpm.
Sean Wrona, pengetik tercepat di dunia.
Artinya seorang manusia jika terus berlatih bisa memiliki kemampuan mengetik dengan kecepatan lebih dari 256 kata per menit. Adakah yang bisa lebih cepat lagi dari Sean Wrona?Jangan-jangan Anda bisa melakukannya.

Mengelola Amarah dengan Bijak


Penulis : Andrie Wongso


Marah memang merupakan sifat manusia. Tak ada manusia yang tak pernah marah. Bahkan setiap hari ada saja masalah yang memancing kita untuk marah.
Tentunya setiap orang punya reaksi yang berbeda-beda terhadap masalah yang dihadapinya. Mungkin kita termasuk tipe orang yang tak bisa mengendalikan amarah saat sesuatu yang tak sesuai dengan harapan kita alami. Tetapi di pihak lain ada orang yang mampu mengendalikan emosinya sehingga marahnya benar-benar terkontrol. Bahkan ada orang yang tidak marah karena kemampuan mengelola amarahnya begitu baik.
Sumber kemarahan pun makin beragam. Mereka yang tinggal di kota yang lalu lintasnya padat seperti Jakarta, misalnya, pagi-pagi saja ada-ada saja hal yang memicu kemarahan. Apakah karena ada yang menyalip di jalanan, terjebak kemacetan, dan sebagainya. Entah berapa persen yang mengalami ini. Namun di Inggris, menurut suatu penelitian, sekitar 80 persen penggguna lalu lintas pernah bersitegang di jalanan karena berbagai hal. Mungkin di kita pun tak jauh dari itu.
Penelitian itu juga mengungkapkan bahwa sebanyak 45 persen responden di sana mengaku sering marah setiap harinya di kantor, 33 persen bersitegang dengan tetangganya sehingga menolak bicara satu sama lain, 53 persen pekerja kantoran di sana pernah jadi korban kemarahan rekan kerja atau atasan mereka.Sebanyak 65 persen dari mereka menumpahkan kemarahannya melalui telepon, 25 persen melalui pesan tertulis, dan 9 persen lainnya marah langsung kepada orang bersangkutan.
Bagaimana dengan pengalaman Anda?
 
Netter yang luar biasa,
Tadi pagi saya mengangkat masalah ini saat talkshow AW Success, Wisdom & Motivation di jaringan Radio Sonora. Saya membawakan tema: Mengelola Amarah dengan Bijak.Ya, marah sebenarnya bisa kita kendalikan melalui proses belajar.
Marah yang tak terkendali memang merugikan, baik bagi diri kita sendiri maupun orang lain. Kemarahan itu mungkin berlangsung hanya sekejap. Tetapi sering kali akibatnya begitu besar bahkan ada yang harus disesali sepanjang hidup.
Karena itu, jika amarah datang menyerang, berusahalah untuk mengontrol dan meredakannya. Pikirkan dan pertimbangkan tindakan kita dan akibat-akibatnya. Kalau kita mampu mengendalikan kemarahan kita, kita bisa terbebas dari rasa penyesalan. Mari belajar mengendalikan amarah dari sekarang agar tak menyesal di kemudian hari.

5 Novel Terkenal yang Terinspirasi dari Mimpi


Posted by Masifud 
 
Semua orang bermimpi, dan sebagian besar mimpi kita adalah hasil dari pikiran bawah sadar yang memproses pemikiran dan perasaan dalam kehidupan sehari-hari. Namun seringkali seseorang yang kreatif memiliki mimpi yang bisa mengilhami mereka untuk membuat suatu karya yang hebat. Berikut adalah 5 contoh novel terkenal yang terinspirasi oleh mimpi para penulis di saat mereka tidur.

1. Twilight (Stephenie Meyer)

http://hermawayne.blogspot.com

Pada bulan Juni 2003, Stephenie Meyer terbangun dari mimpi tentang sepasang kekasih muda yang berbaring di padang rumput sedang mendiskusikan mengapa cinta mereka tidak pernah bisa bersatu. Dalam website-nya, Meyers mengatakan, 'Salah satu dari pasangan ini hanyalah gadis biasa, dan satu lagi adalah seorang pria yang sangat tampan, gemerlapan, dan seorang vampir. Mereka sedang membahas rintangan yang melekat bahwa mereka saling jatuh cinta satu sama lain sementara yang seorang vampir tertarik pada aroma darahnya.'

Mimpi ini ternyata menjadi salah satu seri yang paling populer dalam fiksi dewasa muda sepanjang masa. Sampai saat ini, novel Meyer telah terjual sebanyak 17 juta kopi di seluruh dunia, lebih dari 91 minggu berada dalam daftar New York Times Best Seller, dan telah melahirkan 4 novel berikutnya dan 4 besar anggaran film-film Hollywood.

2. Misery (Stephen King)

http://hermawayne.blogspot.com

Stephen King adalah salah satu penulis paling produktif dan populer saat ini, sehingga mungkin akan mengejutkan Anda bahwa dia menciptakan konsep cerita dan gambar grafis dalam beberapa novel di saat dia tertidur lelap. Dalam kasus Misery, King sedang tertidur dalam pesawat dan bermimpi tentang seorang fans yang menculik pengarang favoritnya dan menjadikannya sebagai sandera. Ketika ia terbangun, King begitu ingin menangkap kisah mimpinya dan duduk di bandara dan menulis 40-50 halaman pertama dari novel ini.

Misery menjadi best-seller yang menginspirasi film-film sukses dan membuat Kathy Bates yang bermain sebagai fan Annie Wilkes, menjadi Aktris Terbaik Academy Award dan Golden Globe saat itu. King memberikan kredit pada mimpinya dengan memberinya konsep untuk beberapa novel dan untuk membantu dia mengatasi saat-saat sulit dalam penulisan novelnya.