Rabu, 22 Februari 2012

The 100 (buku)

The 100 Cover.jpg
Cover edisi 1992, The 100, peringkat orang paling berpengaruh dalam sejarah
Penulis Michael H. Hart
Negara Amerika Serikat
Bahasa Inggris
Genre Buku pengetahuan
Penerbit Carol Publishing Group/Citadel Press
Tanggal terbit 1978
Terbitan dalam Bahasa Inggris 1978
Halaman 576
ISBN 0-8065-1350-0



The 100 merupakan buku karya Michael H. Hart yang diterbitkan pada tahun 1978. Buku ini memuat 100 tokoh yang ia rasa memiliki pengaruh paling besar dan paling kuat dalam sejarah manusia. Bukunya secara hangat diperdebatkan, konsep bukunya secara luas ditiru.
Buku ini dicetak kembali pada 1992 dengan beberapa revisi nyata terhadap daftar urutan 100 dan pangkat luar biasa mereka. Terutama di antara revisi itu ialah penurunan pangkat tokoh komunis seperti Lenin dan Joseph Stalin, dan pengenalan Mikhail Sergeyevich Gorbachev. Edisi ini juga memuat Edward de Vere menggantikan William Shakespeare. Hart menggantikan Niels Henrik David Bohr dan Antoine Henri Becquerel dengan Ernest Rutherford, juga membetulkan kesalahan dalam edisi pertama. Henry Ford juga dimasukkan di sini dari yang sekedar "Tokoh-tokoh Terhormat", menggantikan Pablo Picasso. Akhirnya, urutan itu ditata kembali.

Kamis, 16 Februari 2012

Tips Pacaran Langgeng !!!


Love story
Tips Pacaran Langgeng mau tau caranya ? dalam percintaan remaja ada saatnya coba-coba dalam arti kata pacaran coba-coba ada juga yang ingin pacaran serius, bisa dibilang  ingin pacaran langgeng. Ada beberapa tips dalam pacaran langgeng

1.Jujur
Ini merupakan hal yang paling utama dalam pacaran. Jngan pernah bohon, kalau bohong pasti akan berujung yang namanya selingkuh.

2.Apa ada nya (Be Yourself)
Jadi diri sendiri, paling baik. jangan jadi orang lain atu bisa di bilang terlalu jaim (jaga image). 

3.Terbuka

Hal Nyebelin yang Terpaksa dilakukan Cowok demi Menyenangkan Hati Ceweknya

 

Cewek itu mahluk "ajaib". Kadang mereka punya pendapat sendiri tentang pernak-pernik hubungannya. Dan yang lebih ajaib lagi, mereka tuh bisa aja ngelakuin berbagai hal yang bikin cowok sebel dan bete. Tapi jangan salah sangka dulu. Mereka berbuat seperti itu karena mereka suka diperhatiin dan suka kalo cowoknya bisa ngelakuin hal yang sama.

Singkat cerita, kita harus bener-bener tahu tujuan dari hal-hal yang mereka suka itu, walaupun itu bakal bikin lo dicela temen se-geng. Catet nih 11 hal-hal "konyol" yang disuka cewek, tapi biasanya dibenci cowok-cowok. Siapa pernah ngalamin?

Masang foto berdua
Cewek paling seneng kalo fotonya berdua dipajang, apalagi kalo dipajang di tempat-tempat yang orang lain bisa lihat. Maksudnya biar lo inget terus sama dia. Padahal, foto itu bakal bisa jadi pemicu temen-temen lain buat ngejek-ngejek elo.

Make Baju Yang Kembaran
Cewek bakal seneng kalo cowoknya pake sesuatu yang sama dengan dia. Apalagi kalo tuh baju dipake barengan. Kesannya kompak banget. Emang sih, bikin tengsin. Tapi buat cewek, ini jadi kebanggaan.


Rabu, 15 Februari 2012

Ceritaku Berakhir Pada Pagi Milikmu

Cerpen!!!


Aku tengah duduk di bangku deretan paling depan di kelas sambil melakukan ritual senggang yang kusebut sebagai hobiku ‘membaca novel’—ketika Anggun menyeloroh masuk mendekatiku.
Perhatianku beralih pada kedatangannya. Tidak salah lagi, ia memang Anggun si pemilik bangku yang sekarang sedang aku duduki ini. Dengan sedikit terheran mataku terus mengikuti tingkah Anggun yang mondar-mandir dengan wajah kusutnya. Biasanya ia segera merebut novelku, lalu mengusir keberadaanku—ketika ia tahu aku tengah mengambil alih bangkunya untuk melangsungkan ritual senggang. Tapi, kali ini tidak seperti biasa. Ia malah seliweran di depanku, berulang kali mendesis sambil menggigit bibir bawahnya, sesekali menghela napas panjang. Lalu akhirnya, yup, ia memusatkan perhatiannya padaku. Aku terbelalak, sudah barang tentu ia akan berlaku sadis seperti biasanya untuk mengusirku.

Menentukan Pilihan Hidup

Menentukan pilihan hidup memang bukan perkara mudah, apalagi jika resiko didalamnya diperkirakan sama-sama memiliki imbas yang cukup besar yang tidak hanya pada diri sendiri tapi juga pada orang disekitarnya.
Dalam posisi seperti ini, rasionalitas jelas harus dijaga agar selalu lebih unggul daripada emosi hati. Meski sudahlah mafhum rasanya tidak ada rasionalitas yang meluap-luap, sebaliknya yang sering ada adalah emosi yang meluap-luap. Dengan kata lain, kalaulah ada “the power of nekad”, maka tentu harus pula diimbangi dengan “rasa syukur yang dahsyat!”
Dan karena hidup itu sendiri adalah pilihan, maka sesulit apapun mau tidak mau tetap harus memilih. Kalau sudah begini, rasanya penting untuk dicatat seperti apa kata Albert Einstein, ” berupayalah tidak hanya menjadi manusia yang sukses, tapi juga menjadi manusia yang bernilai.”
Maka pilihan hidup yang baik tentu tidak hanya semata agar menjadi manusia yang sukses, tapi juga bagaimana menjadi manusia yang bernilai.
Oh .. betapa indahnya! … bila tidak hanya sebatas kata-kata …